Showing posts with label Perkongsian Ilmu. Show all posts
Showing posts with label Perkongsian Ilmu. Show all posts

Tuesday, August 25, 2009

Mengertikanlah.

SALAM RAMADHAN SEMUA…

Khalifah Umar bin Abdul Aziz mengatakan ...

"Berpuasa pada siang hari dan berjaga untuk Solat serta berzikir sepanjang malam ataupun siang, belum dapat dikatakan taqwa yang sempurna. Bertaqwa kepada Allah bererti meninggalkan segala yang diharamkan Allah dan menunaikan segala yang difardhukan-Nya. Barangsiapa yang dikaruniakan kemampuan berbuat baik setelah taqwa, maka kebaikannya itu merupakan tambahan kepada kebaikannya."

Sunday, June 28, 2009

Pengalaman Dia, Iktibar Kita


Assalamualaikum Warahmatullah.

Maaf saya lama tak mengemaskini blog ini. Bukan disengajakan tetapi akibat masa yang sangat menghalang untuk saya melakukan hal itu.

Saya tidak kesempatan menyertai Ziarah kembara Kasih yang dilaksanakan oleh sahabat saya Ukht Atriza Umar bersama sahabat-sahabat lainnya.

Justeru, saya menziarahi blog beliau dan kongsikan satu entri beliau di ruangan ini. Moga kita sama mendapat pengajaran dari apa yang dikongsikan oleh beliau itu, insya`allah.

_______________

PERJALANAN YANG MEMAKAN MASA.


Seawal jam 705 minit pagi, ana bersama mak juga seorang sahabat yang bermalam di rumah, telah tiba di tempat berkumpul yang dijanjikan. Di hadapan Pusat Khidmat DUN Paroi. Agak melatah juga ana dan Ukht Faizah ini. apa tidaknya, kelibat bas juga peserta ziarah masih tidak tampak di pandangan mata kami.


Beberapa ketika panggilan dari Ukht Norwani yang selaku Pengarah Program Kembara Kasih Raudhatus Sakinah (RS) ini ana terima, memaklumkan peserta ziarah dari Pertubuhan Perkumpulan Perempuan atau lebih mesra dengan panggilan 3P, telah berkumpul semuanya. Rupanya mereka berkumpul di hadapan Sekolah Kebangsaan Taman Tasik Jaya. Alhamdulillah kesabaran kami masih ada. Maka kenderaan tersebut akan menjemput kami di tempat ini.


Sekitar beberapa minit dari itu, kakak ana yang sulung yang turut sama menyertai ziarah ini tiba. Dihantar oleh abang ipar ana. Sahabat dari NISA` hadir setelah beberapa ketika adik-adik dari Sekretriat Pelajar Islam Negeri Sembilan (SPINS) tiba.


Setelah cukup peserta Ziarah Kembara kasih ini, bas yang membawa kami bergerak ke destinasi. Dalam perjalanan ketua ziarah kami memberi sedikit penerangan tujuan lawatan dan di samping itu ana juga diminta berucap selaku setiausaha ziarah ini.


Ana menerangkan serba sedikit mengenai Raudhatus Sakinah, selanjutnya objektif ziarah dan etika-etika ziarah ke RS itu mengikut pengetahuan dan pengalaman ana yang pernah berkhidmat dengan RS ini seketika.


Baca Selanjutnya [KLIK SINI]

Wednesday, June 10, 2009

How to be a Succesfull Wife

1. Use your 'Fitnah' to win the heart of your husband.
All women have the ornaments that Allah blessed them
with. Use the beauty Allah Ta'ala has bestowed you
with to win the heart of your husband.



2. When your husband comes home, greet him with a
wonderful greeting.

Imagine your husband coming home to a clean house,

an exquisitely dressed wife, a dinner prepared with care,
children clean and sweet smelling, a clean bedroom -
what would this do to his love for you? Now imagine
what the opposite does to him.

3. Review the characteristics of the Hoor Al-Ayn and
try to imitate them.
The Qur'an and Sunnah describe the women in Jannah
with certain characteristics. Such as the silk they
wear, their large dark eyes, their singing to their
husband, etc. Try it, wear silk for your husband, put
Kohl in your eyes to 'enlarge' them, and sing to your
husband.

4. Always wear jewelry and dress up in the house.
From the early years, little girls have adorned
themselves with earrings and bracelets and worn pretty
dresses - as described in the Qur'an. As a wife,
continue to use the jewelry that you have and the
pretty dresses for your husband.

5. Joke and play games with your husband.
A man's secret: they seek women who are lighthearted
and have a sense of humor. As Rasulullah (saw) told
Jabir to marry someone who would make him laugh and he
would make her laugh.

6. Thank your husband constantly for the nice things
he does.
Then thank him again. This is one of the most
important techniques, as the opposite is a
characteristic of the women of hellfire.

7. An argument is a fire in the house.
Extinguish it with a simple 'I'm sorry' even if it is
not your fault. When you fight back, you are only
adding wood to the fire. Watch how sweetly an argument
will end when you just say sincerely, "Look, I'm
sorry. Let's be friends."

8. Always seek to please your husband, for he is your
key to Jannah.
Rasulullah (saw) taught us that any woman who dies in
a state where her husband is pleased with her, shall
enter Jannah. So please him.

9. Listen and Obey! Obeying your husband is Fard! Your
husband is the Ameer of the household. Give him that
right and respect.

10. Make Dua to Allah to make your marriage and
relationship successful.
All good things are from Allah. Never forget to ask
Allah Ta'ala for the blessing of having a successful
marriage that begins in this Dunya and continues on -
by the Mercy of Allah Ta'ala - into Jannah, insya`allah

Wednesday, December 24, 2008

Pengajaran Kehidupan

Seorang pemuda yang sedang berada di tahun akhir pengajiannya mengharapkan sebuah kereta sport daripada ayahnya...lantas, si pemuda memberitahu hajatnya kepada ayahnya, seorang hartawan yang ternama...si ayah hanya tersenyum... si anak bertambah yakin, andai keputusan peperiksaannya begitu cemerlang, pasti kereta itu akan menjadi miliknya..


Beberapa bulan berlalu...ternyata si anak, dengan berkat kesungguhannya. .telah beroleh kejayaan yang cukup cemerlang..hatinya berbunga keriangan... satu hari...si ayah memanggil si anak ke bilik bacaannya..si ayah memuji anaknya...sambil menyatakan betapa bangga hati seorang bapa sepertinya dgn kejayaan si anak yang cukup cemerlang... si anak tersenyum puas...di ruang matanya terbayang kilauan kereta sport merah yang selama ini menjadi idamannya itu...si ayah yang bagaikan mengerti kehendak si anak, menghulurkan sebuah kotak yang berbungkus rapi dan cantik...si anak terkesima... sungguh.. .bukan itu yg kuhajatkan.. .dengan hati yang berat...kotak itu bertukar tangan...matanya terarah kepada riak wajah ayahnya...yg tidak menunjukkan sebarang perubahan seolah-olah tidak dapat membaca tanda tanya yang bersarang di hatinya....


Dalam pada itu, si anak masih membuka pembalut yang membungkus kotak itu...penutup kotak dibuka...apa makna semua ini???..sebuah Al-Quran kecil comel dgn cover kulit..tinta emas menghiasi tulisan khat di muka hadapan...si anak memandang ayahnya...terasa dirinya dipermainkan. ..amarahnya membuak...nafsu mudanya bergelojak..


"Ayah sengaja mempermainkan saya...ayah bukannya x tahu betapa saya menyukai kereta tu...bukannya ayah x mampu utk membelikannya. ..sudah ayah...bukan al-Quran ni yang saya nak..." katanya keras...al-Quran itu dihempaskan ke atas meja bacaan...si anak terus meninggalkan si ayah..tanpa memberi walau sesaat untuk si ayah bersuara...pakaiann ya disumbatkan ke dalam beg..lantas, dia meninggalkan banglo mewah ayahnya...memulakan kehidupan baru dengan sekeping ijazah yg dimilikinya. ...


10 tahun berlalu..si anak kini merupakan seorang yang berharta...punyai syarikat sendiri...dengan isteri yg cantik dan anak-anak yang sihat...cukup membahagiakan. ..namun hatinya tersentuh dan hidupnya tidak tenang pada hakikatnya...


Sudah 10 tahun..sejak peristiwa itu dia tidak pernah menjenguk ayahnya...sedang dia berkira-kira setiap hari...telefonnya berdering... dari peguam ayahnya...ayahnya meninggal dunia semalam...dengan mewariskan semua hartanya kepada si anak...si anak diminta pulang untuk menyelesaikan segala yg berkaitan perwarisan harta...


Dan buat pertama kalinya setelah dia bergelar bapa...si anak pulang ke banglo ayahnya...memerhati kan banglo yg menyimpan 1001 nostalgia dlm hidupnya...hatinya sebak..bertambah sebak apabila mendapati di atas meja di bilik bacaannya... al-Quran yang di hempaskannya masih lagi setia berada di situ...bagaikan setianya hati ayahnya mengharapkan kepulangannya selama ini...perlahan langkahnya menuju ke situ .......mengambil al-Quran itu..membeleknya dengan penuh keharuan...


Dan tiba- tiba...jatuh sesuatu dari al-Quran itu...segugus kunci...di muka belakang al-Quran tersebut...sebuah sampul surat ternyata diselotepkan disitu...


Kunci itu segera dipungut...hatinya tertanya-tanya. ..nyata sekali...di dalam sampul surat itu...terdapat resit pembelian kereta idamannya... dibeli pada hari konvokesyennya. 10 tahun dulu .. Dengan bayaran yg telah dilunaskan oleh si ayah... sepucuk warkah..tulisan tangan org yg amat dikenalinya selama ini..'hadiah teristimewa utk putera kesayanganku'


...air mata si anak menitis deras...hatinya bagai ditusuk sembilu..penyesalan mula bertandang.. .namun semuanya sudah terlambat...


Sekadar renungan bersama: berapa banyak kita melupakan nikmat Allah, hanya semata-mata kerana nikmat itu tidak "dibungkus", didatangkan atau diberi dalam keadaan yg kita hajati???


wallahu'alam

Sunday, December 7, 2008

HAYATILAH

Hari Raya Aidiladha (bahasa Arab: عيد الأضحى 'Eid Ul-Adha) atau Hari Raya Haji merupakan perayaan yang dirayakan di seluruh dunia. Ia adalah perayaan terbesar di dalam Islam selain Aidilfitri yang disambut pada setiap 1 Syawal. Aidiladha disambut pada hari ke sepuluh, sebelas, dua belas dan tiga belas bulan Zulhijjah setiap tahun. Bermula dengan Takbir Aidiladha pada malam 10 Zulhijjah, diikuti dengan solat sunat Aidiladha serta khutbah Aidiladha di pagi 10 Zulhijjah, sambutan diikuti dengan ibadah korban yang boleh dilakukan samada pada 10 atau 11 atau 12 atau siang 13 Zulhijjah.

Aidiladha adalah perayaan yang istimewa kerana ia merupakan hari untuk umat Islam memperingati kisah pengorbanan Nabi Ibrahim dalam menunaikan perintah Allah dan ke-sabaran anaknya Nabi Ismail dalam memenuhi perintah Allah s.w.t.

Selain itu, salah satu keistimewaan Aidiladha dan Hari Tasyrik ialah ibadat korban. Ibadat korban ini hanya boleh dilakukan dalam empat hari iaitu bermula waktu selepas khatib menyampaikan khutbah Aidiladha sehingga sebelum tenggelam matahari pada hari ke-13 Zulhijah.

Dari segi bahasa, korban bermaksud dekat, manakala dari segi istilah ia bermaksud menjalankan perintah agama atau taat kepada perintah Allah kerana ingin mendekatkan diri kepada-Nya.

Hari Raya Korban jatuh pada hari kesepuluh pada bulan Zulhijjah, bulan terakhir pada kalender Hijrah Islam. 10 Zulhijjah merupakan tarikh penting dalam sejarah Islam di mana Nabi Adam dan isterinya Hawa dikeluarkan dari syurga dan diturunkan ke bumi sebelum berjumpa di padang Arafah, di luar bandar Mekah.

Pada hari raya, orang Islam disunatkan mengenakan pakaian yang paling cantik, paling bersih, dan juga mengenakan wangi-wangian. Pada pagi hari raya korban, umat Islam akan mengerjakan sembahyang sunat Hari Raya sebanyak 2 rakaat akan diadakan pada sebelah pagi, biasanya agak awal sedikit Hari Raya Aidil Fitri.

Selain itu, salah satu keistimewaan Aidiladha dan Hari Tasyrik ialah ibadat korban. Ibadat korban ini hanya boleh dilakukan dalam empat hari iaitu bermula waktu selepas khatib menyampaikan khutbah Aidiladha sehingga sebelum tenggelam matahari pada hari ke-13 Zulhijah.

Selesai Solat, upacara korban akan dimulakan. Lembu, kambing, ataubiri-biri yang dikorbankan akan disembelih secara beramai-ramai di kawasan masjid sebelum dibahagi-bahagikan kepada orang ramai terutamanya kepada golongan fakir miskin.

Hari Raya Aidiladha disambut ketika umat Islam membuat penziarahan ke Mekah, mengunjung Kaabah dan melakukan korban sembelihan. Al-Quran tidak menyatakan, tetapi umat Islam memegang bahawa perayaan korban ini memperingati kesanggupan Nabi Ibrahim untuk menyerahkan anaknya sebagai korban kepada Allah.

Usai solat, sekali lagi umat Islam akan berbondong-bondong menziarahi perkuburan orang yang disayangi. Semua orang akan memakai pakaian baru dan selepas itu yang muda akan memohon kemaafan daripada yang tua. Selepas itu semua orang akan menjamah pelbagai juadah yang disediakan sebelum ziarah dan menziarahi sesama mereka.


Semoga kita mendapat sebenar-benar pengertian dari Aidil Adha juga pengorbanan yang dilakukan, insya`allah.